Rabu, 03 Desember 2014

DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)



Secara garis besar terdapat dua jenis pendekatan untuk pengukuran tingkat efisiensi, yaitu parametrik dan non-parametrik. Pendekatan Stochastic Frontier Approuch (SFA), Thick Frontier Approuch (TFA) dan Distribution Free Approuch (DFA) merupakan pendekatan paremetrik, sedangkan pendekatan non-parametrik yang termasuk adalah Data Envelopment Approuch (DEA) dan Free Disposable Hull (FDH). 

DEA merupakan pendekatan non-parametrik yang sering banyak dipilih dalam banyak penelitian karena beberapa alasan, meliputi:
a. Menurut Coeli et, al (1997), Lan et, al (2003) dalam Lie dan Lih (2005) yang menjelaskan bahwa pendekatan parametrik adalah pendekatan yang modelnya menetapkan adanya syarat-syarat tertentu, yaitu: tentang parameter populasi yang merupakan sumber penelitiannya (sehingga akan lebih banyak kriteria yang harus dipenuhi), dan membutuhkan pembentukan fungsi lebih khusus (sehingga kemungkinan kesalahan fungsi lebih besar).
b. Di sisi lain Coeli et, al (1997) dalam H. S. A. Mokhtar, N. Abdullah and S. M. Al-Habshi (2008) menyebutkan bahwa pendekatan non-paramterik merupakan pendekatan yang modelnya tidak menetapkan syarat-syarat tertentu, yaitu: parameter populasi yang menjadi induk sampel penelitiannya, penggunaannya lebih sederhana, dan mudah digunakan karena tidak membutuhkan banyak spesifikasi bentuk fungsi (sehingga kemungkinan kesalahan pembentukan fungsi lebih kecil).

DEA merupakan sebuah metode optimasi program matematika yang mengukur efisiensi teknik suatu Unit Kegiatan Ekonomi (UKE), dan membandingkan secara relatif terhadap UKE yang lain (Charnes et, al. 1978; Banker et, al. 1984 dalam Adrian Sutawijaya dan Etty Puji Lestari 2009).
DEA adalah pendekatan non-parametrik yang berbasis program linear (Linear Programming) dengan dibantu paket-paket software efisiensi secara teknik, seperti Banxia Frontier Analysis (BFA) dan Warwick for Data Envelopment Analysis (WDEA). Penelitian ini akan menggunakan software WDEA. Pada intinya kedua software tersebut akan mengarah pada hasil yang sama (Ahmad Syakir Kurnia, 2004).
Pada dasarnya teknik analisis DEA didesain khusus untuk mengukur efisiensi relatif suatu UKE dalam kondisi banyak input maupun output. Kondisi tersebut biasanya sulit disiasati secara sempurna oleh teknik analisis pengukuran efisiensi lainnya (Nugroho, 1995 dalam Huri M. D. dan Indah Susilowati, 2004).

Dalam perkembangannya, metode DEA pun tentu terdapat kelebihan dan kekurangannya, dalam konteks pengukuran efisiensi sebuah industri. Secara singkat, berbagai keunggulan dan kelemahan metode DEA adalah:
a. Keunggulan DEA
1. Bisa menangani banyak input dan output
2. Tidak butuh asumsi hubungan fungsional antara variabel input dan output.
3. Unit Kegiatan Ekonomi dibandingakan secara langsung dengan sesamanya.
4. Dapat membentuk garis frontier fungsi efisiensi terbaik atas variabel input-output dari setiap sampelnya.
5. Input dan output dapat memiliki satuan pengukuran yang berbeda.
b. Keterbatasan DEA
1. Bersifat simple specific
2. Merupakan extreme point technique, kesalahan pengukuran bisa berakibat fatal.
3. Hanya mengukur produktivitas relatif dari unit kegiatan ekonomi bukan produktivitas absolut.
4. Uji hipĆ³tesis secara statistik atas hasil DEA sulit dilakukan.


Untuk memahami lebih dalam tentang metode penelitian menggunakan DEA, memahami cara mengoperasikan software Banxia frontier (demo version) dapat mengikuti training kami yang diadakan setiap hari Selasa di Bogor.
Silahkan menghubungi nomor 081295070716 / 085697662763 atau email abristasmart@gmail.com

Tim SMART Consulting

5 komentar:

  1. bermanfaat, ada video atau tulisan tutorial tetang WDEA nggak pak/ibu? mohon bantuannya

    BalasHapus
  2. terima kasih masukannya. kita usahakan untuk membuat tutorial WDEAnya

    BalasHapus
  3. Untuk buku tentang analisis DEA ada tidak ya?

    BalasHapus
  4. TERIMA OLAH Data Envelopment Analaysis (DEA)
    Software Warwick Windows DEA atau populer dengan W-DEA.
    Timbul Widodo HP. 08995503316

    BalasHapus
  5. Olah Data Envelopment Analysis (DEA) Dengan DEAP 2.1 Dan Warwick DEA (WDEA)
    Salah satu metode evaluasi yang paling popular untuk mengukur kriteria efisiensi adalah DEA atau data envelopment analysis.
    Data Envelopment Analysis (DEA) sebagai Metode Pengukuran Efisiensi
    Terima Olah Data Envelopment Analysis (DEA) Menggunakan
    WINDEAP (DEAP 2.1 For Windows) Dan WDEA (Warwick DEA)
    Olah Data Semarang (Timbul Widodo)
    WhatsApp : 085227746673
    PIN BB : D04EBECB
    IG : @olahdatasemarang

    BalasHapus