Rabu, 01 Mei 2013

Contoh Penelitian Yang Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (DEA)




Analisis Efisiensi Organisasi Pengelola Zakat Nasional Dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA)

Potensi Zakat, Infaq dan Shadaqah di Indonesia sangat besar dan diyakini dapat menciptakan keadilan distribusi kekayaan masyarakat.  Sayangnya,  dana  ZIS  yang  berhasil  dikumpulkan masih jauh dari potensi yang ada. Oleh karenanya dibutuhkan optimalisasi  potensi zakat, salah  satunya dengan efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi OPZ menggunakan Data Envelopment  Analysis (DEA) dengan pendekatan produksi.

DEA  merupakan  metode  nonparametrik  yang  digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi unit pengambil keputusan secara relatif. Metode ini bekerja dengan mengukur rasio antara output dan input yang diperbandingkan antar OPZ yang diteliti. Variabel output   yang   digunakan   meliputi   dana   terhimpun dan dana tersalurkan, sedangkan input-nya adalah biaya personalia, biaya sosialisasi dan biaya operasional lainnya.

Hasilnya menunjukkan bahwa efisiensi OPZ pada tahun 2005 masih lebih baik dari tahun 2006 dan 2007 baik secara teknis (94,52%), skala (75%), dan overall (71,27%). Perhitungan terhadap 9 OPZ tahun 2007 dengan asumsi CRS, menunjukkan hanya 2 OPZ yang efisien, yakni BMM dan Bamuis BNI. Penyebab utama inefisiensi adalah dana tersalurkan dan dana terhimpun, yakni menyumbang 43,1% dan 36%. Sedangkan pengukuran dengan orientasi input menyatakan bahwa sumber inefisiensi adalah biaya operasional lain sebesar 34,9% dan biaya sosialisasi sebesar 31,1%.

Klasifikasi JEL : C14, L31
Kata Kunci : Efisiensi, Organisasi Pengelola Zakat, Data Envelopment   Analysis


Sumber : Nasher Akbar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar