Senin, 12 November 2012

Contoh Penelitian dengan Menggunakan Metode ANP


ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIDAK DITERAPKANNYA PEMBIAYAAN AKAD BAY’ AL-SALAM DI BANK SYARIAH DI INDONESIA

Abstract

During the past seven years, Bay’ Al-Salam as a mode of financing has not been applied in Islamic banking. This research analyses the above mentioned problem in Indonesian Islamic banks using Analytic Network Process (ANP) in three steps. First, decompose the problem to formulate ANP network. Second, conduct pair wise comparison. Third, synthesize the whole network to solve the problem.

The results show that main problem can divided into two aspects, namely internal and external. Internal aspect includes internal banking, human resources, and technical Salam contract. External aspect includes customer (farmer), authority, and alternatif financing. The results indicate that internal and external aspect almost have similar priorities, internal (0, 51) and external (0, 49). The main internal problem is internal banking (business oriented), while the main external problem is authority (lack of supporting policy). The strategies that should be prioritized include, first, socialization, education, and communication program, second, founding agricultural bank.

Metodologi Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analytic Network Process (ANP). Dalam rangka menyelesaikan penelitian ini, ada beberapa langkah yang harus ditempuh, dan diantaranya adalah[1]:
1)      Melakukan wawancara yang mendalam tentang permasalahan yang dikaji kepada pakar dan praktisi yang memahami dan menguasai masalah secara komprehensif;
2)      Dekomposisi untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan menstruktur kompleksitas masalah ke dalam jaringan ANP;
3)      Menyusun/membuat kuesioner perbandingan (pair-wise comparison) berdasarkan pada jaringan ANP yang telah dibuat;
4)      Melakukan wawancara kedua berupa pengisian kuesioner kepada pakar dan praktisi; dan
5)      Melakukan sintesis dan proses data (hasil survey dalam bentuk pengisian kuesioner) dengan menggunakan software ANP yaitu superdecisions; Menganalisa hasil dan mengajukan rekomendasi strategi.

Kesimpulan
            Berdasarkan pembahasan dan analisa faktor-faktor tidak diterapkannya akad salam di bank syariah, berikut dapat ditarik beberapa kesimpulan mengenai pembahasan ini, diantaranya adalah:
1.      Masalah tidak diterapkannya pembiayaan dengan Akad salam pada akhirnya mengerucut pada dua masalah pokok yakni aspek internal dan aspek eksternal.
2.      Aspek internal terbagi lagi menjadi dua masalah utama yakni internal perbankan (orientasi bisnis; jaringan terbatas) dan SDM perbankan (orientasi pada target; menghindari risiko). Aspek eksternal juga terbagi menjadi dua masalah utama yaitu otoritas (kurang kebijakan pendukung; kurang keberpihakan pemerintah), dan nasabah (petani kecil tidak bankable).
3.      Sejalan dengan masalah, maka solusi yang lebih diprioritaskan berdasarkan aspek internal meliputi, solusi internal perbankan (komitmen; bentuk unit pembiayaan salam) dan solusi SDM perbankan (pelatihan dan workshop; seleksi SDM). Disamping itu, solusi berkenaan dengan aspek eksternal meliputi, solusi otoritas (dukungan dan komitmen; membuat kebijakan pendukung) dan solusi nasabah (sosialisasi dan komunikasi).
4.      Strategi yang dapat dilakukan untuk mewujudkan pembiayaan dengan akad salam sesuai dengan urutan prioritas gabungan adalah melalui program sosialisasi, edukasi, dan komunikasi serta mendirikan bank pertanian.




[1] Ascarya, 2009, ”The Lack of Profit-and-Loss Sharing Financing in Indonesia Islamic Banks”: Revisited


Sumber : Abrista Devi




Tidak ada komentar:

Posting Komentar